Pelatihan Perawat dalam Seminar Geriatri

29
Jul
2018

Pelatihan Perawat dalam Seminar Geriatri

Pelatihan Perawat dalam Seminar Geriatri

Secara global populasi lanjut usia diprediksi terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2013 populasi lansia-yang berusia 60 tahun ke atas-di dunia sebanyak 13,4%; diperkirakan akan mencapai 25,3% pada tahun 2050 dan 35,1% pada tahun 2100 (UN, World Population Prospect, the 2017 Revision). Struktur ageing population merupakan cerminan dari semakin tingginya rata-rata Usia Harapan Hidup (UHH) yang juga menjadi salah satu indikator keberhasilan pencapaian pembangunan, terutama di bidang kesehatan. Peningkatan yang dramatis dari rata-rata UHH selama abad ke-20 menjadi salah satu pencapaian terbesar dunia. Rata-rata UHH mencapai 89,42 tahun di Monaco-yang memimpin saat ini-disusul oleh Jepang yang mencapai 85,26 tahun (WHO, 2017). Hampir setiap negara di dunia mengalami pertumbuhan jumlah dan proporsi lanjut usia di populasi mereka dan sedang mempersiapkan strategi dalam perubahan demografi tersebut (United Nation, 2017).

Populasi lansia juga menunjukkan kenaikan di seluruh provinsi di Indonesia (Infodatin Lansia Kemenkes RI, 2016). Populasi lansia di Indonesia sebanyak 8,9% pada tahun 2013, diprediksi akan mencapai 21,4% pada tahun 2050 dan bahkan meningkat lebih tinggi dari pada populasi lansia di dunia setelah tahun 2100, yaitu mencapai 41%. Peningkatan tersebut seiring dengan peningkatan UHH di Indonesia yang saat ini mencapai 72,9 tahun (WHO, 2017). Penuaan populasi memiliki implikasi yang mendalam terhadap beban penyakit dan sistem pelayanan kesehatan dan sosial. Seberapa baik persiapan negara untuk mengatasi demografi yang sedang berubah ini? Tentunya diperlukan peningkatan pelayanan kesehatan terhadap lanjut usia tersebut yang mulai diberikan pada pra-lanjut usia, yaitu usia 45-59 tahun (Kemenkes RI, 2016).

Kementerian Kesehatan RI telah meluncurkan Rencana Aksi Nasional (RAN) Kesehatan Lansia tahun 2016-2019 yang disusul dengan dikeluarkannya Permenkes Nomor 25 Tahun 2016. Tujuan umum kebijakan pelayanan kesehatan lansia adalah meningkatkan derajat kesehatan lansia untuk mencapai lansia sehat, mandiri, aktif, produktif dan berdaya guna bagi keluarga dan masyarakat. Sementara tujuan khususnya adalah meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan kesehatan santun lansia; meningkatkan koordinasi dengan lintas program, lintas sektor, organisasi profesi dan pihak terkait lainnya; meningkatnya ketersediaan data dan informasi di bidang kesehatan lansia; meningkatnya peran serta dan pemberdayaan keluarga, masyarakat dan lansia dalam upaya peningkatan kesehatan lansia; meningkatnya peran serta lansia dalam upaya peningkatan kesehatan keluarga dan masyarakat (Permenkes Nomor 25 Tahun 2016 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) Kesehatan Lansia tahun 2016-2019). Program pemerintah tersebut berimplikasi pada kebutuhan pengembangan tenaga kesehatan di Indonesia, khususnya yang bergerak dalam pelayanan kesehatan lansia terpadu. Sebagaimana tertuang dalam tujuan Permenkes Nomor 25 Tahun 2016 di atas, sangat besar harapan pemerintah akan terciptanya integrasi yang harmonis antara seluruh sektor yang berhubungan dengan peningkatan kesejahteraan lansia. Perawat merupakan lini terdepan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia, termasuk lansia di dalamnya. Guna menunjang terciptanya pelayanan kesehatan lansia terpadu yang baik dan berkualitas maka tenaga perawat perlu didukung oleh pengembangan ilmu dan pengetahuan terkait praktik keperawatan lansia di Indonesia dan di dunia.

Jepang merupakan salah satu negara yang sangat fokus dalam pelayanan kesehatan lansia. Sinergis dengan program Kemenkes RI, Pemerintah provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung telah menjalin kerja sama dengan Jepang (Shizuoka Perfecture dan Toyota Shi) dalam pemenuhan permintaan tenaga perawat lansia untuk magang di Jepang (Website resmi Jabar Publisher dan Portal Bandung, 2017). Kerja sama ini menjadi peluang bagi tenaga perawat untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan dari negara yang sudah lebih dahulu berfokus pada pelayanan kesehatan lansia. Kesempatan ini tentunya perlu disosialisasikan kepada perawat di Indonesia dalam rangka mendukung pengembangan profesi perawat.

 Sebagai bagian dari pelayanan dalam bidang kesehatan dan pelatihan perawat serta tenaga kesehatan sekaligus menyongsong perkembangan populasi lansia di Indonesia Equilibrium Event Planner dari Bandunghealthcare.com menginisasi adanya seminar nasional geriatri 2018 yang akan diselenggarakan pada 26-27 September 2018 di kota Bandung, Jawa Barat. Untuk informasi lebih banyak kunjungi link berikut ini. 

Komentar

  1. Fepi susilawati
    Minta no hp yg bisa di hubungi utk ikut seminar saja ....mhn info ke no.082110255207

Tambahkan Komentar